counters
Home / asupan diabetes / 6 Kunci Pola Hidup Sehat Untuk Diabetes yang Wajib Dipatuhi

6 Kunci Pola Hidup Sehat Untuk Diabetes yang Wajib Dipatuhi

Loading...

Saat Anda diketahui memiliki diabetes, banyak pantangan dan anjuran yang harus Anda patuhi. Meski hidup dengan diabetes terlihat ribet dan susah, sebenarnya Anda tetap bisa-bisa aja kok menikmati #HidupEnak. Asalkan, punya strategi dan siasat khusus untuk mengakalinya. Tak percaya? Begini siasat yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan #HidupEnak

Prinsip pola hidup sehat untuk diabetes

1. Makan sehat

Didiagnosis diabetes bukan berarti tidak bisa makan enak. Anda tetap bisa makan enak asalkan yang sehat dan seimbang.

Diabetesi harus memilih jenis makanan sehat yang tepat. Hindari makanan yang mengandung gula atau jenis karbohidrat sederhana, seperti makanan manis, madu, susu kental manis. Namun, bukan berarti Anda harus menghindari karbohidrat dan gula sama sekali.

Tubuh Anda tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Pilihlah jenis karbohidrat kompleks dan mengandung banyak serat, seperti nasi merah atau roti yang terbuat dari gandum utuh.

Anda juga masih boleh makan makanan manis, tapi bukan berarti Anda boleh makan cake setiap hari. Batasi konsumsi makanan tinggi gula hanya di momen khusus saja, dan cukup seporsi kecil saja.

Selain itu, Anda juga masih membutuhkan lemak, namun hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti gorengan dan fast food. Jangan lupa untuk perbanyak serat dan kurangi konsumsi natrium yang ada di dalam garam serta makanan kemasan.

2. Makan dengan porsi seimbang

Setiap orang sebenarnya harus mengonsumsi makanan dengan jumlah yang sesuai kebutuhannya. Kebutuhan kalori setiap orang akan berbeda, tergantung jenis kelamin, kondisi kesehatan, berat badan, dan tinggi badan.

Berikut adalah rata-rata kebutuhan yang diperlukan para pasien diabetes:

  • Karbohidrat: 50-60 persen dari kebutuhan kalori
  • Protein: 10-15 persen dari kebutuhan kalori
  • Lemak: 20-25 persen dari kebutuhan kalori
  • Serat: 25 gram/hari

3. Pilih camilan enak dengan indeks glikemik rendah

Diabetesi tetap boleh ngemil, dengan diabetes bukan berarti Anda harus menghentikan untuk makan makanan ringan.

Pasien diabetes sering merasa kesulitan untuk menemukan makanan yang aman untuk dikonsumsi. Terlebih lagi saat lidah mereka mungkin rindu rasa makanan manis, yang biasanya mereka santap.

Anda bisa memilih camilan yang tepat untuk diabetes, seperti buah-buahan yang tinggi serat.

Bukan hanya buah, ternyata kacang kedelai yang mudah Anda temukan di mana-mana juga bisa jadi solusi camilan untuk diabetes, lho!

Kacang kedelai memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga aman untuk para diabetes. Lonjakan gula darah para diabetes akan lebih terkontrol ketika snacking dengan kacang kedelai. Bahkan, penelitian dalam Nutritional Journal menyatakan bahwa kacang kedelai dianggap sebagai bahan makanan yang tepat bagi diet yang bertujuan untuk meningkatkan kontrol kadar gula darah dan kontrol insulin dalam tubuh. Nah, efek ini yang sangat diperlukan oleh para diabetesi, bukan?

4. Olahraga rutin

Anda tidak harus bergabung ke dalam klub olahraga tertentu atau pergi ke gym. Sebagai gantinya, Anda bisa jalan kaki santai, atau bersepeda. Rutin melakukan olahraga setiap hari dalam seminngu, setidaknya 30 menit sehari.

Gaya hidup aktif akan membantu Anda mengendalikan diabetes dengan menurunkan gula darah. Selain itu, ini juga dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung, dan membantu menurunkan berat badan serta mengurangi stres.

5. Manfaatkan gadget Anda dengan pintar

Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang dapat membantu Anda hidup dengan diabetes. Anda bisa gunakan gadget Anda untuk mengunduh aplikasi yang dapat membantu merencanakan menu makanan dan memantau kadar gula darah.

6. Pakai alas kaki yang tepat

Salah satu risiko komplikasi yang sering dialami pasien diabetes adalah luka atau borok di kaki. Kaki Anda sering mengalami luka karena tidak merasakan sensasi apapun atau baal. Ini dikarenakan sistem saraf di bagian kaki penderita diabetes sudah tidak baik lagi.

Luka akibat diabetes umumnya sulit sembuh. Apalagi bila kadar gulanya tak terkendali. Maka dari itu, hal yang paling tepat untuk mencegah luka di kaki adalah dengan menggunakan alas kaki yang sesuai. Misalnya saja, saat melakukan kegiatan di luar rumah, pilih alas kaki yang mempunyai sol yang tebal dan punggung kaki tertutup.

Baca Juga:

Loading...

>> Sumber Informasi

About admin

Infokes adalah kumpulan informasi seputar dunia kesehatan dan sosial yang di ambil dari berbagai macam sumber.

Check Also

Waspada Berlebihan Akan Potensi Bahaya, Tanda Hypervigilance

Setiap orang sepatutnya harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar untuk mengantisipasi potensi bahaya. Meski begitu, …