counters
Home / cara tidur nyenyak / Pasangan Tidur Ngorok? Ikuti 8 Tips Ini Agar Tidur Anda Lebih Nyenyak

Pasangan Tidur Ngorok? Ikuti 8 Tips Ini Agar Tidur Anda Lebih Nyenyak

Loading...

Tidak sedikit orang yang mengeluh tidak bisa tidur karena mendengar dengkuran pasangannya di malam hari. Dilansir dari laman Today, “Snooze or Lose” Sleep Survey menemukan bahwa hanya 33 persen orang saja yang mengaku tidak mengalami kurang tidur akibat terganggu suara ngorok pasangannya di malam hari. Lantas, bagaimana cara supaya bisa tidur nyenyak meski pasangan tidur ngorok? Simak triknya berikut ini.

Tips menghadapi pasangan yang tidur ngorok

Mungkin pasangan Anda tak menyadari jika selama ini ia tidur sambil mendengkur, bahkan sampai bisa membuat Anda terbangun. Nah, sebenarnya ada beberapa cara untuk membantunya berhenti mendengkur, tentu akan membuat Anda tidur lebih nyenyak juga. Bagaimana caranya?

1. Ubah posisi tidur

Posisi tidur berbaring atau telentang mungkin menjadi penyebab pasangan tidur ngorok. Pasalnya, posisi ini membuat pangkal lidah pasangan Anda terdorong ke belakang tenggorokan sehingga menimbulkan suara dengkuran.

Saat pasangan mulai mendengkur, berikan colekan lembut agar dia mengubah posisinya menjadi tidur miring atau menyamping. Supaya Anda tak repot harus mencolak-colek pasangan tiap kali kembali ke posisi telentang, coba letakkan beberapa bantal di bagian punggungnya.

Ketika pasangan Anda mulai mencoba kembali ke posisi telentang, bantal tersebut akan memaksa pasangan Anda untuk tetap tidur menyamping. Dengan begitu, Anda pun tak perlu lagi sibuk terbangun akibat suara dengkuran pasangan.

2. Ganti bantal

Orang yang punya alergi kemungkinan besar memiliki kebiasaan tidur ngorok. Ini karena debu atau alergen bisa menyebabkan peradangan lalu menyumbat saluran pernapasannya sehingga menimbulkan sesak. Nah, bisa jadi pasangan Anda mengalami alergi sehingga terbiasa tidur ngorok.

Entah pasangan Anda memiliki alergi atau tidak, tidak ada salahnya untuk hindari segala pemicu alergi yang ada di tempat tidur, terutama pada bantal. Ya, bantal adalah salah satu benda dalam kamar tidur yang bisa menjadi sarang tumpukan debu pemicu alergi. Hal ini pula yang bisa menjadi penyebab pasangan Anda tidur ngorok.

Karena itu, bersihkan debu yang menempel di bantal secara teratur dengan menggantinya setiap enam bulan sekali. Selain itu, minta pasangan pakai bantal yang agak tinggi. Posisi kepala yang tinggi dapat membantu membuka saluran udara pernapasannya lebih lebar sehingga mengurangi dengkuran saat tidur.

3. Gunakan earplug

Earplug atau penyumbat telinga adalah salah satu strategi jitu menghadapi pasangan yang suka tidur ngorok. Ya, alat ini dapat membantu meredam suara yang mengganggu sehingga Anda bisa lebih nyenyak saat tidur.

4. Hindari minum alkohol sebelum tidur

Bila pasangan Anda terbiasa minum alkohol, maka tak heran bila ia akan mengeluarkan suara dengkuran saat tidur. Minum alkohol memang dapat mengendurkan otot-otot tubuh, termasuk otot tenggorokan.

Namun, bila otot tenggorokan terlalu rileks, ini akan membuat lidah terdorong ke arah belakang tenggorokan menuju saluran pernapasan. Akibatnya, suara dengkuran akan muncul saat tidur.

Katakan pada pasangan Anda untuk menghindari alkohol sebelum tidur. Selain itu, hindari konsumsi obat tidur dan berbagai antihistamin yang juga dapat mengendurkan saluran napas pasangan Anda.

5. Gunakan bantuan white noise

White noise adalah suara netral yang dapat “menutupi” suara-suara yang dapat mengganggu tidur Anda. Anda bisa merasakan white noise ini dari suara kipas angin, hembusan AC, lantunan musik klasik, atau membeli mesin white noise untuk membantu meredamkan suara ngorok pasangan Anda.

6. Minta pasangan untuk mandi sebelum tidur

Mendengkur terjadi ketika saluran hidung atau pernapasan tersumbat dengan zat-zat asing. Nah, salah satu cara mengatasinya adalah dengan menghirup uap hangat atau mandi air hangat.

Oleh karena itu, mintalah pasangan Anda untuk mandi air hangat terlebih dahulu atau menghirup uap larutan garam sebelum tidur. Hal ini tak hanya merilekskan tubuh dan membuat tidur semakin nyenyak, tetapi juga dapat membebaskan segala sumbatan yang ada di saluran pernapasannya.

7. Gunakan kasur yang tepat

Punya pasangan yang tidur ngorok dan kasur yang tidak nyaman adalah dua hal yang paling mengganggu tidur. Nah, agar tidur Anda lebih nyenyak, hindari penggunaan kasur pegas yang bisa membuat tulang punggung Anda tidak nyaman.

Selagi kasur Anda nyaman, setidaknya Anda bisa lebih mudah mendapatkan posisi tidur yang nyaman meski masih terdengar suara dengkuran pasangan.

8. Pahami kebiasaan pasangan

Ketahuilah bahwa dengkuran adalah masalah tidur yang cukup umum terjadi. Jadi, Anda sebaiknya tak perlu marah kepada pasangan karena kebiasaan buruknya yang satu ini.

Marah kepada pasangan karena tidur ngorok bukanlah solusi terbaik, apalagi sampai harus tidur di kamar yang terpisah. Meski bisa menjadi salah satu solusi, menurut National Sleep Foundation, terkadang hal ini malah bisa memperburuk keadaan bila dilakukan untuk jangka panjang.

Ketimbang menggerutu dengan kebiasaan pasangan, cobalah untuk tetap bersikap lembut dan tenang agar Anda juga lebih mudah mendapatkan tidur nyenyak.

Bila kebiasaan tidur ngorok si pasangan yang tak kunjung mereda, segera konsultasikan ke dokter untuk mencegah masalah kesehatan yang mungkin terjadi, salah satunya penyakit obstructive sleep apnea yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:

Loading...

>> Sumber Informasi

About admin

Infokes adalah kumpulan informasi seputar dunia kesehatan dan sosial yang di ambil dari berbagai macam sumber.

Check Also

Hati-hati, 3 Kata Ini Dapat Membuat Hubungan Tidak Sehat

Ketika bertengkar atau adu argumen dengan pasangan, mungkin Anda sering kali tidak sadar mengeluarkan kata-kata …

%d bloggers like this: