counters
Home / asupan cairan / Manfaat Ion Saat Sahur Supaya Kuat Beraktivitas Saat Puasa

Manfaat Ion Saat Sahur Supaya Kuat Beraktivitas Saat Puasa

Loading...

Puasa? Bukan berarti aktivitas harus dihentikan. Meskipun menahan haus dan lapas seharian bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi dengan jadwal kegiatan yang padat yang menuntut aktivitas fisik dilakukan di luar ruangan dengan kondisi panas terik matahari. Tak perlu takut batal puasa, tubuh dapat dipersiapkan untuk menjalani aktivitas seperti biasa meski sedang berpuasa dengan cara berikut ini.

Makanan dan minum yang dibutuhkan saat sahur

Dilansir dalam laman British NutritION FoundatION, saat sahur yang dibutuhkan adalah asupan karbohidrat kompleks dan serat, contohnya seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal. Asupan seratnya bisa didapatkan dari menu sayur Anda saat sahur dan juga hidangan buah. Asupan ini sangat penting untuk membuat Anda bisa tetap bertenaga dan juga kenyang lebih lama.

Selain itu, bukan hanya zat penghasil tenaga saja yang Anda butuhkan, yang tidak kalah pentingnya adalah cairan. Cairan saat sahur sangat penting untuk menjaga tubuh agar tidak dehidrasi. Selain air putih, minuman yang mengandung elektrolit sangat penting untuk menjaga cairan bertahan lebih lama di dalam tubuh saat puasa.

Komposisi minuman elektrolit mirip dengan cairan tubuh dan membuat puasa Anda terbebas dari dehidrasi. Efeknya, rasa cepat haus, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, rentan sakit, cepat lelah, mual dan muntah tidak akan berani mendekat.

Aktivitas sesibuk apapun bisa Anda hadapi tanpa kelelahan yang berarti karena tubuh mampu mengompensasi kebutuhan elektrolit yang sudah dipenuhi sejak sahur.

Sebenarnya apa elektrolit dan ION? Kenapa dibutuhkan?

Cairan di dalam tubuh manusia mengandung elektrolit, bahan kimia yang ketika larut dalam air akan menghasilkan ION. ION inilah yang akan berperan penting dalam tubuh mengatur tekanan sel di dalam tubuh hingga mempertahankan fungsi sel otot dan saraf.

Saat Anda berpuasa, tubuh akan lebih banyak kehilangan cairan, dan Anda tidak punya banyak waktu untuk minum kecuali sahur dan saat berbuka. Risiko dehidrasi pun akan semakin tinggi bagi orang yang berpuasa. Kalau sudah dehidrasi, selain merasa cepat haus, kita juga akan mengalami sakit kepala, sulit berpikir/konsentrasi, rentan sakit, cepat lelah, hingga mual dan muntah.

Untuk itulah diperlukan minuman yang mengandung ION seperti Pocari Sweat. Minum Pocari Sweat saat sahur dianjurkan karena berdasarkan penelitian Chang CQ, et.al. berjudul Effects of Carbohydrate-Electrolyte Beverage on Blood Viscosity After Dehydration in Healthy Adults, setelah 3 jam minum POCARI SWEAT, cairan masih bertahan di dalam tubuh sampai ±80% sedangkan jika minum air biasa atau teh hanya bertahan ±60%. 

Kandungan Ion dalam Pocari Sweat membantu mengikat cairan hingga bertahan di tubuh lebih lama, dan proses pengeluaran cairan tidak berlangsung cepat usai diminum. Berbeda dengan jenis minuman lain yang memberikan efek diuretik (membuat cepat buang air kecil).

Maka itu, jangan sepelekan kebutuhan ION saat sahur. Dengan adanya elektrolit yang cukup dari minuman saat sahur, ini dapat membuat cairan dalam tubuh lebih lama terjaga sehingga mencegah kondisi dehidrasi dan Anda tidak perlu takut batal puasa sesibuk apapun aktivitas yang akan dihadapi.

Baca Juga:

Loading...

>> Sumber Informasi

About admin

Infokes adalah kumpulan informasi seputar dunia kesehatan dan sosial yang di ambil dari berbagai macam sumber.

Check Also

Penyebab Mata Silinder yang Sering Disalahartikan, Ini Faktanya

Pandangan Anda tiba-tiba buram dan tidak fokus? Bisa jadi Anda punya mata silinder. Ya, banyak …