counters
Home / seks / Waktu Seks Terbaik Saat Bulan Puasa

Waktu Seks Terbaik Saat Bulan Puasa

Loading...

doktersehat seks saat puasa

Dicari.In – Seks adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi bahkan saat puasa sekali pun. Seseorang disarankan tetap melakukan seks paling tidak seminggu 1-2 kali saat puas. Dengan pemenuhan ini hubungan suami istri akan meningkat. Selain itu efek buruk tidak melakukan seks seperti libido yang terlalu meluap-luap tidak terjadi.

Nah, karena saat puasa seks tidak bisa dilakukan saat siang hari, kapan saja waktu yang tepat untuk berhubungan badan? Adakah syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh pasangan agar seks tetap berjalan dengan baik meski ada perubahan pola tidur dan pola makan saat puasa?

Hal yang harus dipenuhi sebelum seks

Sebelum melakukan seks, ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh pria dan wanita. Kalau hal-hal di bawah ini tidak dipenuhi, seks bisa saja jalannya terhambat.

  • Usahakan jangan melakukan seks dalam kondisi perut yang kosong. Meski dilakukan setelah berbuka puasa, usahakan untuk tetap makan dahulu dan isi energi. Makanlah sesuatu yang manis agar energi di dalam tubuh meningkat dengan cepat. Setelah perut terasa nyaman dan bertenaga, seks boleh dilakukan oleh pasangan.
  • Lakukan seks saat kondisi tubuh benar-benar fit. Saat puasa biasanya tubuh akan mengalami dehidrasi. Kekurangan cairan ini menyebabkan pria dan wanita mengalami pusing yang cukup berat. Kalau tubuh sedang pusing Anda tetap melakukan seks, aktivitas ranjang itu tidak akan berjalan dengan lancar.
  • Tunggu sampai tubuh tidak lagi lemas. Setelah makan atau minum tubuh tidak serta-merta mendapatkan asupan energi. Tubuh perlu mengolahnya dahulu.
  • Lakukan seks dua jam setelah makan. Kalau Anda sedang kenyang lalu mendadak bercinta, perut bisa saja kembung. Kalau posisi seks yang dipilih agak sulit bisa saja heart burn
  • Lakukan setelah mandi dan tubuh dalam kondisi bersih.

Waktu seks yang tepat saat puasa

Berdasarkan beberapa acuan yang telah dibahas sebelumnya, saat terbaik untuk melakukan seks adalah malam mulai pukul 21.00. Pada jam-jam itu, tubuh sudah menyerap makanan dengan baik. Perut juga tidak sedang menggelembung dan pencernaan berjalan dengan lancar.

Waktu ini dipilih untuk seks karena pasangan bisa segera tidur dengan nyenyak. Seks akan membuat tubuh jadi relaks sehingga kualitas tidur meningkat. Anda bisa tidur nyenyak dan berkualitas sebelum akhirnya bangun esok hari untuk makan sahur.

Jangan melakukan seks terlalu malam karena tubuh membutuhkan waktu istirahat yang lama. Kalau Anda sampai kebablasan saat tidur, sahur bisa terlewat. Kalau tidak sahur, tubuh akan lemas dan dehidrasi bisa saja terjadi.

Seks bisa dilakukan sebelum sahur, tapi Anda akan tergesa-gesa melakukannya. Kalau tidak, waktu sahur akan habis padahal Anda masih butuh untuk mandi wajib dan berniat untuk puasa.

Mengatasi permasalahan seks saat puasa

Saat sedang puasa, masalah pada seks sering kali terjadi. Pada pria rasa lemas sering menurunkan kualitas ereksi dan kemampuan menahan ejakulasi. Pada wanita, gairah seks bisa saja menurun sehingga vagina sering kering karena kurang terangsang. Kondisi ini bisa semakin parah saat tubuh mengalami dehidrasi.

Untuk mengatasi masalah gangguan ereksi, pria disarankan untuk lebih banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan yang penuh gizi. Sementara itu untuk wanita disarankan untuk lebih banyak minum air khususnya saat sahur dan berbuka. Selain melakukan hal di atas, komunikasi dengan pasangan harus tetap dilakukan agar permasalahan bisa diselesaikan bersama-sama.

Oh ya, selama bulan puasa ini Anda tetap melakukan hubungan seks dengan pasangan saat malam atau tidak sama sekali?

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik

Loading...

>> Sumber Informasi

About admin

Infokes adalah kumpulan informasi seputar dunia kesehatan dan sosial yang di ambil dari berbagai macam sumber.

Check Also

5 Manfaat Foreplay Sebelum Bercinta

Dicari.In – Orang-orang yang belum menikah dan awam dengan seks pasti menganggap aktivitas ini hanyalah …